Ada 2 celah yang gak aku mengerti. kedua celah itu amat istimewa. diisi oleh orang-orang pilihan yang dianugrahkan kepada aku. Sungguh keduanya memilki tempat yang sama, tapi jangan buat aku memilih di antara keduanya karena aku tak akan pernah bisa memilih salah satu di antara kedua celah itu. Celah yang sama-sama tumbuh di masa 16 dan 17 yang begitu memukau, yang menenangkan hati, membuat senyumku terlukis sempurna di wajah, menemani hari-hari panjang penuh perjuangan. ya mereka ada di sana. Walaupun satu celahnya datang terlambat, tapi kedudukannya sama-sama istimewa bagiku
klasik. seperti nyala lilin yang akan mati