Langsung ke konten utama

titik temu

hey cintah kasih rindu sedih bahagia :)
segalanya berubah satu demi satu mulai pudar
entah kukira ada yang keliru disini
tapi aku tak tahu dimana bagian keliru itu
ah ya! yang ku tahu pasti keliru itu sudah merayapi sepertiga jalan ku
aku tersesat di jalan ku sendiri merasa kedinginan kesepian sendiri
tak ada yg bisa ku bagi peluh
kutapaki setiap malam jalan-jalan kesedihan
aku keliru
amat keliru

Malam ini, esoknya bahkan seterusnya masih seperti itu
aku mecari celah cahaya di tengah kegelapan
aku mencari titik terang di tengah tumpukan perasaan
ah lamalama aku enyah di jalan ku sendiri

sampai detik ini aku tak menemukannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

behind the night

Dingin mengigitr kulit tubuh mengkerut tangan menyentuh ubun rambut dekapan mengerat merengkuh nyaman didekapannya desakan itu menjalar keseluruh tubuh dia pun merasakan apa yg kurasa berbaring berhadapan merobohkan akal pikiran ku dan dia akupun memiliki seutuhnya

Puisi Tergesa? Mungkin

saat hujan datang pikiran ku meliar rintikan hujan bak runtuhan rasa terpendam dibenak tiap tetesan air yang jatuh bak goresan pensil yang terukir  angin berhembus membawa angan diriku harum debu membuat diriku bergairah akan liarnya pikiran  indahnya hujan membuat alam berwarna usai hujan genangan air seperti tumpukan rasa pelangi bersinar seperti anganku terlihat

Mencoba tapi Tak Bisa

sekuat apapun engkau mencoba berlari dariku engkau akan kembali ke dalam pelukanku sehebat apapun  engkau mencoba membenci  yakinlah dirimu tak kan sanggup setangguh apapun engkau mendustakan hati percayalah kau tak setangguh itu