jangan salahkan aku bilamana ada yg berjarak
jangan beri aku senyum kecut yang kau buat
aku sudah ulurkan tangan tapi kau tepis
saat kau jatuh aku meraih tangan mu
tapi kau tak raih
aku ingin kembali seperti perkenalan pertama kita
wajah lugu, anggukan segan dan jabatan penuh keraguan
waktu sudah cukup mengabaikan yang ada
sampai kapan kau akan berjarak?
sampai kapan kau akan berpura-pura tak mengenal?
aku sudah cukup lama menunggu di simpangan jalan pertama kita bertemu
tapi yang kudapat hanya suara hujan dan terpaan angin perih di muka
harus kau tahu aku bukanlah matahari yang setia menemani siang mu
aku bukan pula hujan yang selalu mengiringi guntur
aku hanya seorang gadis kecil yang takut akan kehilangan mu
jangan beri aku senyum kecut yang kau buat
aku sudah ulurkan tangan tapi kau tepis
saat kau jatuh aku meraih tangan mu
tapi kau tak raih
aku ingin kembali seperti perkenalan pertama kita
wajah lugu, anggukan segan dan jabatan penuh keraguan
waktu sudah cukup mengabaikan yang ada
sampai kapan kau akan berjarak?
sampai kapan kau akan berpura-pura tak mengenal?
aku sudah cukup lama menunggu di simpangan jalan pertama kita bertemu
tapi yang kudapat hanya suara hujan dan terpaan angin perih di muka
harus kau tahu aku bukanlah matahari yang setia menemani siang mu
aku bukan pula hujan yang selalu mengiringi guntur
aku hanya seorang gadis kecil yang takut akan kehilangan mu
Komentar
Posting Komentar