Langsung ke konten utama

Gelato ketika Hujan Membasahi Bumi



Perjalanan dari Semarang-Yogjakarta butuh waktu tempuh tiga jam menggunakan kendaraan bermotor dua. Dari Semarang menuju arah Selatan kamu akan dimanjakan dengan hijaunya sawah dan pepohonan yang menghiasi sepanjang perjalanan melalui daerah Temanggung dan tentunya tak lupa dengan angin sejuk yang menerpa wajah. Menurutku perjalanan ke Jogja menggunakan motor adalah saran terbaik untuk menikmati keindahan alam.

            Sesampai Yogyakarta hujan turun membasahi bumi ‘yang sedang haus’, walau begitu motor terus kuarahkan ke tempat makan ice cream terkenal di Yogyakarta, yaitu Tempo Del Gelato. Beberapa menit kemudian sampailah di Tempo Del Gelato. Langsung  saja kuparkirkan sepeda motor yang ditemani aroma tanah basah, amat nikmat. Kalau saja aroma ini bisa kusimpan dan kujadikan parfume sehari-hari, maka nikmat mana lagi yang dapat kudustakan? Ah aku sempat tersihir dengan aroma tanah ini, yang tentu saja membuat aku semakin basah di parkiran Tempo Del Gelato.

            Tidak kusia-siakan sedetik pun lagi untuk memasuki tempat tersebut. Aku buka pintu restoran ice cream dan langsung disambut dengan lonceng di atas pintu, criiing. Tanpa disadari kesejukan yang kudapat bertambah setelah di luar kehujanan dan sekarang berada di ruangan ber-ac. Tapi tak mengapa, semangatku tidak pudar dengan mudah karena impianku sudah di depan mata. Ice cream!

            Kuhampiri kasir untuk membeli satu cone dan aku langsung gesit berpindah ke jajaran rasa ice cream, setelah itu kamu bisa memilih dua rasa ice cream apa saja yang kamu suka. Di sana terdapat varian rasa buah, ada rasa oreo, hazelnut, green tea, vanilla, coklat, JAHE, dan masih banyak lagi. Untuk rasa ice cream di Gelato tidak usah dikhawatirkan lagi, dijamin kamu akan nagih. Aku selalu mencoba rasa baru, kali ini aku mencoba rasa green tea yang dipadukan oreo. Tentu saja NIKMAT tiada tara! Kepadatan, rasa, tekstur, warna semuanya sempurna. Itu mengapa aku rela menempuh kiloan meter untuk mendapatkan sebuah ice cream di musim penghujan seperti ini.

            Tempat Gelato dibuat seperti restoran yang terdapat banyak meja dan kursi yang berjajar. Restoran ini dihiasi foto-foto orang tersenyum lebar sedang menikmati ice cream. Restoran Gelato dibuat senyaman mungkin untuk bersantai ria di dalamnya sambil menikmati kelezatan yang hakiki dari setiap sendok yang kamu coba. Jangan khawatir kamu akan merasa haus dan sulit mencari secangkir air putih. Di Tempo Gelato disediakan air putih baik panas maupun dingin di samping tembok dekat pintu. Dan tidak perlu khawatir pula akan menambah biaya yang harus dikeluarkan, karena semua itu tersedia dengan gratis. Pelayanan service yang menjanjikan bukan?

            Tempo Gelato memiliki dua cabang di Yogyakarta. Pertama di Jalan Prawirotaman No. 43, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta dan di daerah Kaliurang, yang keduanya pun sudah kukunjungi dengan rasa dan kesan yang sama. Hanya saja salah satu tempat restoran Gelato ada yang lebih kecil dari restoran Gelato lainnya. Tapi penampilan bukanlah hal yang utama bukan? Citra rasa dan kenyamanan restoran ini tetap sama.


            Tanpa ragu akan kutempuh ratusan kilometer sesering yang kubisa untuk menikmati ice cream terbaik dalam jumpa yang kesekian kalinya yang tak berubah rasa dari waktu ke waktu itu, walau musim panas ataupun musim penghujan akan tetap kujumpai restoran Tempo Del Gelato. Terakhir kusampaikan salam manis untukmu walau tak semanis rasa ice creammu; Gelato.

~Fat~

  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

behind the night

Dingin mengigitr kulit tubuh mengkerut tangan menyentuh ubun rambut dekapan mengerat merengkuh nyaman didekapannya desakan itu menjalar keseluruh tubuh dia pun merasakan apa yg kurasa berbaring berhadapan merobohkan akal pikiran ku dan dia akupun memiliki seutuhnya

Puisi Tergesa? Mungkin

saat hujan datang pikiran ku meliar rintikan hujan bak runtuhan rasa terpendam dibenak tiap tetesan air yang jatuh bak goresan pensil yang terukir  angin berhembus membawa angan diriku harum debu membuat diriku bergairah akan liarnya pikiran  indahnya hujan membuat alam berwarna usai hujan genangan air seperti tumpukan rasa pelangi bersinar seperti anganku terlihat

Mencoba tapi Tak Bisa

sekuat apapun engkau mencoba berlari dariku engkau akan kembali ke dalam pelukanku sehebat apapun  engkau mencoba membenci  yakinlah dirimu tak kan sanggup setangguh apapun engkau mendustakan hati percayalah kau tak setangguh itu