Coronavirus (COVID-19) secara tidak sadar membuat masyarakat sering menggunakan kosakata pandemi, epidemic, lockdown, WFH, home learning, disinfektan, suspek, kompilasi,
thermogun, thermometer, handstanitizer, masker, handsoap. Namun banyak dari
masyarakat yang tidak betul-betul mengerti arti dari kata tersebut. Berikut arti kosakata tersebut:
a. Pandemi:wabah yang
berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas
b.Epidemi:penyakit
menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan
banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu; wabah
banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu; wabah
c. Lockdown:
karantina wilayah
d.Work from Home (WFH) : Kerja dari rumah
e.Home Learning:
Belajar di rumah
f. Masker:
(1) alat untuk
menutup muka; topeng, (2) kain penutup mulut dan hidung
(seperti yang dipakai oleh dokter dan perawat di rumah sakit
(seperti yang dipakai oleh dokter dan perawat di rumah sakit
g.Thermometer:
alat ukur suhu
h.Handstanitizer:
penyanitasi tangan
i. Handsoap :
sabun tangan
j. Disinfektan: bahan kimia (seperti lisol,
kreolin) yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran
oleh jasad renik; obat untuk
membasmi kuman penyakit
k. Suspect berasal dari Bahasa Inggris yang berarti
tersangka. Kata suspect diserap Bahasa Indonesia menjadi suspek. Suspek berarti
orang diduga terinfeksi virus (dalam hal ini virus corona)
l.Thermo gun/Infrared thermometer berasal dari Bahasa Inggris
berarti termometer laser. Themo gun digunakan dalam Bahasa Indonesia bermakna
alat ukur suhu tanpa menyentuh objeknya. Disebut gun berarti senjata. Jadi, disebut
thermo gun karena bentuknya seperti senjata yang ditodongkan. Hal itu terlihat
dari cara penggunaan alat thermo gun pada makhluk hidup.
(bersumber kbbi daring, akun Instagram terverfikasi badanbahasakemendikbud)
(bersumber kbbi daring, akun Instagram terverfikasi badanbahasakemendikbud)
Komentar
Posting Komentar